Penyebab Gatal Pada Kemaluan Wanita

Ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab gatal di kemaluan wanita. Maka cara mengatasi gatal pada vagina pun sangat tergantung dari penyebabnya. Mulai dari hal yang paling sederhana, namun tingkat kemungkinannya paling besar. Pertama sangat lazim sepasang pengantin baru melakukan kontak suami isti dengan excited atau terkejut, karena itu sangat mungkin akan timbul iritasi di sana-sini. Iritasi adalah micro lesion, yaitu luka yang amat halus yang kadang tak tampak oleh mata. Namun demikian, luka halus itu bisa mengenai ujung sensor saraf nyeri. Nah, saraf nyeri dalam derajat ringan akan menimbulkan rasa gatal. Kedua, kemungkinan ada reaksi hypersensitive. Dalam hal ini mungkin wanita mengalami contact allergy atau alergi kontak. Artinya, alergi yang mengenai bagian kulit tertentu. Zat ini mungkin obat oles yang dipakai suami untuk menghindari ejakulasi dini, mungkin karet kondom, mungkin pelumas kondom atau bahkan mungkin juga cairan ejakulat suami. Coba saja cari di antara kemungkinan-kemungkinan penyebab rasa gatal pada wanita yang sudah menikah diatas.

Penyebab gatal pada kemaluan wanita adalah mungkin terinfeksi oleh sejenis mikroba, jamur kulir misalnya. Namun, bila mengalami hal tersebut biasanya wanita akan mengalami keputihan disamping rasa gatal tersebut. Cara mengatasi dari penyebab ini adalah demikian. Bila hanya iritasi, jangan melakukan kontak seksual dahulu selama tiga hari sampai berturut-turut untuk memberikan kesempatan agar jaringan yang teriritasi itu mengalami regenerasi. Dan, selama masa tersebut gunakan caira pembersih antiseptic untuk mencegah terjadinya infeksi yang bisa memperburuk keadaan. Dan, jangan menggunakan minyak gosok, karena akan memperburuk keadaan.

Bila ada kemungkinan alergi, hindarkan sumber penyebab gatal pada kemaluan wanita yang berupa allergen dengan menggunakan obat antihistamin yang bisa ibu dapatkan diapotek. Terakhir, pergilah ke dokter untuk mendapatkan obat antimikroba yang paing sesuai dengan jenis mikroba yang menginfeksi tersebut. Namun demikian tidak usah panic dan cemas. Apa yang dialami wanita ini hanyalah masalah medis sederhana. Selama tidak mengganggu aktivitas sehari-hari itu tidak perlu dipikirkan. Namun ada hal yang juga perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan vagina Anda. Penting sekali untuk memastikan kalau-kalau terjadi perubahan pada lendir vagina Anda. Perubahan-perubahan berikut dapat mengindikasikan adanya masalah pada vagina Anda :

  1. Perubahan bau (khususnya jika mengeluarkan bau yang tidak sedap).
  2. Perubahan warna ata tekstur (khususnya jika berwarna kehijauan, kelabu, atau seperti nanah).
  3. Vagina terasa gatal, panas, bengkak atauu menimbulkan kemerah-merahan.

Infeksi-infeksi vaginal, seperti BV (bacterial vaginosis), kandidiasis, dan trikomoniasis adalah penyebab utama terjadinya lendir vagina abnormal. Beberapa infeksi ditularkan melalui hubungan seks, seperti gonore (gonorrhea). Sementara infeksi lainnya dapat saja timbul tanpa melalui hubungan seks, seperti pada BV atau infeksi karena jamur.

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>